pengangguran-curi-truk-dan-ancam-mantan-bosnya-untuk-kawin-lagi

Pengangguran Curi Truk dan Ancam Mantan Bosnya Untuk Kawin Lagi

Pengangguran Curi Truk dan Ancam Mantan Bosnya Untuk Kawin Lagi – Ridwan Maulana (27) warga Karangmalang RT 02 RW 13 Kelurahan Setono Kecamatan Pekalongan Timur Kota Pekalongan, ditangkap Tim Buser Satreskrim Polres Pekalongan Kota.

Pengangguran Curi Truk dan Ancam Mantan Bosnya Untuk Kawin Lagi

pengangguran-curi-truk-dan-ancam-mantan-bosnya-untuk-kawin-lagi

shannonandmanch – Pemuda pengangguran itu ditangkap lantaran sudah mencuri truk boks nopol G-1532-LA milik Dianor Putra (39) warga Perum Pringgosari Kalibaros Kecamatan Pekalongan Timur.

Truk selanjutnya dia ambil paksa dari mess karyawan di Perumahan Pringgosari, Kelurahan Kalibaros, Kecamatan Pekalongan Timur, Minggu (17/2) pukul 00.15 Wib. Tak hanya membawa kabur truk, pelaku terhitung mengeluarkan ancaman.

Tersangka berharap uang tebusan sebesar Rp200 juta, baru truk itu akan dikembalikan. Jika permintaannya tidak dituruti, pelaku mengancam akan menghabisi keluarga korban yang terhitung mantan bosnya itu.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP M Irwan Susanto lewat Wakapolres Kompol Gangsar Subagyo, didalam konferensi pers, Kamis (4/2) mengatakan, masalah pencurian dengan kekerasan itu berjalan berawal dari pelaku masuk ke sebuah mess karyawan di Perumahan Pringgosari dengan langkah memanjat tembok pagar.

Seperti diberitakan Suaramerdeka.com, pelaku sesudah itu turun ke garasi dan masuk ke didalam mess lewat jendela, sesudah itu menyita kunci kontak truk dan mengancam karyawan yang tersedia di sana.”Pelaku masuk ke didalam kamar mess dan membangunkan seorang karyawan. Dan, tersangka mengeluarkan ancaman, Ngomong mirip bosmu, kalau bosmu macem-macem nanti akan saya habisi. Saya minta uang tebusan Rp 200 juta, uangnya masukkan ke didalam tas ini. Kalau uang sudah dimasukkan ke tas, mobil (truk boks) akan saya kembalikan. Sebagai jaminan, mobil ini saya bawa,,” terang Wakapolres, menirukan kesaksian tersangka didampingi Kasatreskrim AKP Ahmad Sugeng.

Setelah itu, pelaku memaksa untuk dibukakan pintu garasi. Kemudian pelaku membawa kabur truk boks tersebut.

Tak berselang lama kemudian, sebagian karyawan melakukan pencarian keberadaan truk tersebut. Sekira pukul 01.00 WIB, ternyata truk itu diketahui berada di kira-kira Pasar Grosir Setono.

Di didalam truk terhitung tersedia tersangka selanjutnya dua orang lainnya. Saksi sesudah itu melaporkan perihal itu ke petugas di Pos Exit Tol Setono. Selanjutnya, pelaku selanjutnya barang buktinya diamankan di Satreskrim Polres Pekalongan Kota.

“Pelaku dijerat dengan Pasal 365 ayat (1) KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 9 th. penjara,” tegasnya.

Sementara, tersangka Ridwan Maulana mengaku terobsesi dengan truk gara-gara butuh uang, dan menganggur. Maka dirinya minta tebusan 200 juta dan truk ini saya bawa.

“Jika bisa uangnya, rancangan buat nikah lagi,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *